1. Tidak punya rasa
bersyukur menjadi orang Indonesia, sehingga menjadi manusia yang tak perduli
terhadap sesama dan lingkungannya.
2. Hidup dengan egoisme yang
tinggi, sehingga tak mengenal adanya persaudaraan, lupapersamaan jiwa setanah
air seperjuangan.
3. Senang hura-hura, selagi
ada sedikit rejeki berfoya-foya menjauhi segala kebutuhan primernya.
4. Senang mengadu domba
antar sesama dalam kompetisi hidup, sehingga banyakbermunculan perkumpulan, “organisasi”
, club, forum, dan lain sebagainya.
5. Demi uang rela mengorbankan mental
generasi muda, banyak iklan layanan masyarakat yang merusak jiwa remaja
anak-anak bangsa.Contohnya sinetron-sinetron di TeleVisi Indonesia yang ditayangkan
oleh para pengiklan “Tendangan si Madun, Islam KTP, Bidadariku, dan masih
banyak yang lainnya” Sinetron-sinetron tersebut memberi pelajaran langsung “cara
anak tidak menghormati orang tuanya, cara anak tidak bersahabat, bahkan cara
anak membunuh saudaranya”
6.
Para pemimpin sibuk
dengan ( angka 3 dan 4 )
7.
Pengangguran sengaja
merajalela karena untuk dapat bekerja harus menggaji bosnya terlebih dahulu.
Salam Sukses
sudah saya link back gan..
BalasHapuswawasanfadhitya
@fandi adhitya terimakasih linkku sudah dipasang, dan terimakasih kunjungannya..
Hapus